Apa itu WebSocket?
WebSocket adalah protokol komunikasi yang menyediakan saluran komunikasi dua arah yang terjaga (full-duplex) antara klien dan server melalui koneksi TCP yang terbuka secara terus-menerus.

WebSocket adalah protokol komunikasi yang menyediakan saluran komunikasi dua arah yang terjaga (full-duplex) antara klien dan server melalui koneksi TCP yang terbuka secara terus-menerus. WebSocket memungkinkan pertukaran data secara real-time antara klien (biasanya browser web) dan server, tanpa perlu membuka koneksi HTTP baru setiap kali data dikirimkan atau diterima.

Protokol WebSocket sangat berguna dalam aplikasi yang membutuhkan komunikasi real-time atau pengiriman data secara langsung tanpa perlu menunggu permintaan dari klien, seperti aplikasi chat, aplikasi game, aplikasi media sosial, dan sistem trading.

WebSocket berfungsi dengan cara membuka koneksi yang persisten, di mana klien dan server dapat saling mengirimkan pesan kapan saja selama koneksi tersebut terbuka. Ini berbeda dengan protokol HTTP tradisional, di mana setiap komunikasi membutuhkan permintaan dan respons yang terpisah.

Cara Kerja WebSocket:

  1. Koneksi: WebSocket dimulai dengan permintaan HTTP standar yang dikirimkan oleh klien untuk membuka koneksi WebSocket ke server. Setelah permintaan ini diterima dan di-upgrade oleh server, koneksi WebSocket terbuka.

  2. Handshake: Proses ini disebut handshake WebSocket, di mana klien mengirimkan permintaan HTTP dengan header tertentu (Upgrade dan Connection) untuk memberi tahu server bahwa ia ingin beralih ke protokol WebSocket. Jika server mendukung WebSocket, ia akan membalas dengan header yang mengonfirmasi koneksi WebSocket.

  3. Pengiriman Data: Setelah koneksi terbuka, klien dan server dapat saling mengirimkan data dalam bentuk frame (potongan data kecil). Data yang dikirimkan bisa berupa teks atau biner (seperti gambar atau file).

  4. Menutup Koneksi: Ketika komunikasi selesai, baik klien atau server dapat menutup koneksi WebSocket dengan mengirimkan pesan penutupan (close frame), yang memberi tahu pihak lain untuk menutup saluran komunikasi.

Keuntungan Menggunakan WebSocket:

  1. Komunikasi Real-Time: WebSocket memungkinkan pertukaran data secara langsung antara klien dan server tanpa latensi yang tinggi. Hal ini sangat penting dalam aplikasi yang membutuhkan pembaruan instan, seperti aplikasi chat, game online, atau notifikasi real-time.

  2. Efisiensi: Karena WebSocket hanya memerlukan satu koneksi yang dibuka untuk seluruh komunikasi, ini mengurangi overhead yang dihasilkan oleh banyaknya permintaan HTTP terpisah yang biasa terjadi pada aplikasi dengan pembaruan data real-time.

  3. Dua Arah (Full-Duplex): Dengan WebSocket, klien dan server bisa saling mengirimkan data kapan saja selama koneksi terbuka, memungkinkan komunikasi dua arah yang cepat.

  4. Pengurangan Beban Server: Dalam WebSocket, server hanya perlu mempertahankan koneksi terbuka daripada membuka koneksi baru untuk setiap permintaan, yang mengurangi beban server dan meningkatkan kinerja aplikasi.

Penggunaan WebSocket:

WebSocket digunakan dalam berbagai aplikasi yang membutuhkan komunikasi waktu nyata atau interaksi yang sangat cepat antara klien dan server:

  1. Aplikasi Chat:

    • Aplikasi seperti Slack, WhatsApp Web, atau aplikasi pesan instan menggunakan WebSocket untuk memungkinkan pesan instan yang langsung dikirim dan diterima antar pengguna.

    • Contoh: Ketika Anda mengirimkan pesan dalam aplikasi chat, pesan tersebut langsung diteruskan ke server dan diterima oleh penerima dalam waktu nyata.

  2. Game Online:

    • Dalam game multiplayer online, WebSocket digunakan untuk mentransfer data permainan secara real-time antara server dan pemain. Ini memungkinkan pengalaman game yang lancar dan responsif.

    • Contoh: WebSocket memungkinkan pemain untuk berinteraksi dengan dunia game dan pemain lain dalam waktu nyata, tanpa jeda yang lama.

  3. Aplikasi Keuangan (Trading):

    • WebSocket digunakan dalam aplikasi trading atau pasar saham untuk mengirimkan harga saham atau mata uang secara langsung kepada klien. Dengan WebSocket, perubahan harga dapat segera ditampilkan pada aplikasi tanpa perlu me-refresh atau memuat ulang halaman.

    • Contoh: Platform trading seperti Robinhood atau Binance menggunakan WebSocket untuk memberi pembaruan harga saham atau cryptocurrency secara real-time.

  4. Notifikasi Real-Time:

    • WebSocket sering digunakan untuk mengirimkan notifikasi langsung kepada pengguna. Misalnya, aplikasi media sosial menggunakan WebSocket untuk memberi tahu pengguna tentang komentar baru atau aktivitas yang terjadi di akun mereka.

    • Contoh: Facebook atau Twitter menggunakan WebSocket untuk memberi tahu pengguna tentang notifikasi aktivitas tanpa memuat ulang halaman.

  5. Monitoring:

    • WebSocket juga digunakan dalam aplikasi pemantauan (monitoring) untuk memberikan pembaruan status secara langsung. Misalnya, sistem pemantauan server yang mengirimkan status kinerja atau kesehatan server dalam waktu nyata.

    • Contoh: Dashboard pemantauan server yang menunjukkan metrik kinerja (seperti penggunaan CPU, memori, dll.) yang terus diperbarui secara otomatis.

Contoh Implementasi WebSocket:

  1. Menggunakan WebSocket di Browser (Client-Side):

    • Di sisi klien (misalnya, aplikasi web), Anda bisa menggunakan API WebSocket di JavaScript untuk membuka koneksi dan mengirim atau menerima data.

     
    // Membuka koneksi WebSocket ke server const socket = new WebSocket('ws://localhost:8080'); // Menangani pesan yang diterima dari server socket.onmessage = function(event) { console.log('Pesan dari server:', event.data); }; // Mengirim pesan ke server socket.onopen = function() { socket.send('Halo, Server!'); }; // Menangani penutupan koneksi socket.onclose = function() { console.log('Koneksi WebSocket ditutup'); };
  2. Menggunakan WebSocket di Node.js (Server-Side):

    • Di sisi server, Anda bisa menggunakan pustaka ws di Node.js untuk menangani koneksi WebSocket.

     
    const WebSocket = require('ws'); const wss = new WebSocket.Server({ port: 8080 }); wss.on('connection', (ws) => { console.log('Client terhubung'); // Menangani pesan dari klien ws.on('message', (message) => { console.log('Pesan dari klien:', message); }); // Mengirim pesan ke klien ws.send('Selamat datang, klien!'); });

Kesimpulan:

 

WebSocket adalah protokol komunikasi yang memungkinkan pertukaran data secara dua arah antara klien dan server dalam waktu nyata. Dengan kemampuan untuk mempertahankan koneksi terbuka, WebSocket sangat ideal untuk aplikasi yang membutuhkan komunikasi langsung, seperti aplikasi chat, game online, sistem trading, dan aplikasi notifikasi real-time. Keunggulannya dibandingkan dengan HTTP tradisional adalah efisiensinya dalam mengurangi latensi dan beban server, serta kemampuannya untuk mendukung komunikasi dua arah yang lancar.

What's your reaction?


You may also like

Comments

https://ryukens.dev/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!

Facebook Conversations

Disqus Conversations